Minggu, 08 Februari 2015

9 Jam, Jadi Penulis

Seorang teman dengan becanda menantang, bisa nggak memberikan materi pelajaran menulis selama 9 jam. Luar biasa, meski disampaikan dengan becanda, namun cukup memberikan inspirasi dan memicu adreanlinku. Malamnya, aku hampir gak bisa tidur. Aku pun membuat sejumlah coretan tangan yang akan menjadi pegangan untuk membuat panduan. Dua hari kemudian, aku merasa percaya diri untuk mengungkapkan ideku tentang bagaimana memberikan pelajaran menulis secara kreatif selama 9 jam. Keesokan harinya, aku bertemu dengan temanku itu dan menceritakan bahwa sudah kususun silabus pelatihan menulis selama 9 jam. Wah gila juga ? Aku memang tidak ingin mengatakan tidak mungkin, karena semua ketidakmungkinan selalu dapat dimungkinkan terjadi asalkan sejumlah kondisi yang dibutuhkan terpenuhi. Bagaimana jika syarat ketidakmungkinan itu tidak ada, apakah ketidakmunkinan itu bisa terjadi ? Masih bisa, karena di dunia ini ada yang namanya keajaiban. Meski keajaiban tidak terjadi setiap saat, namun keajaiban pun masih dapat diwujudkan dengan melakukan semua hal yang tidak mungkin dengan kerja yang sungguh-sungguh dan doa yang khusuk. Jika sudah dilakukan, maka semua ketidakmungkinan itu akan bisa terwujud. Keajaiban itu, juga tetap akan terjadi. Nah, begitu juga dengan mengajarkan menulis selama 9 jam ini. Hari berikutnya, langsung diujicobakan pada siswa SMP kelas satu. Ini tantangan yang tidak ringan. Mengapa diberikan pada siswa kelas satu ? Logika yang dipakai, jika siswa kelas satu SMP saja bisa, maka untuk level siswa yang lebih tinggi, ataupun masyarakat umum, akan lebih mudah. Sesederhana itukah rencana ini berjalan, ya hanya sejumlah penyelenggaraan pelatihan menulis saja yang bisa membuktikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar