Kapan Harus Menulis? Pertanyaan ini sebetulnya gampang untuk dijawab, ya kapan saja. Namun, tidak mudah untuk kerjakan. Semuanya tergantung pada jawaban atas pertanyaan, apakah Anda ingin sesegera mungkin untuk mulai menulis, atau nanti-nanti aja, yang pada akhirnya tidak akan pernah memulai menarikan jemari diatas papan ketik.
Mungkin saja, kita bisa membahas soal perencanaan, untuk mengatur waktu menulis. Tak seorang pun peserta pelatihan menulis yang saya lakukan, ingin menunda untuk memulai menulis. Inginnya segera, saat ini juga.
Ini tentu saja merupakan modal penting. Keinginan ini, tentu akan mewujud menjadi karya jika memang segera itu pula menuangkan gagasan yang berkelebat di kepala dalam rangkaian kata-kata hingga menyusun jadi kalimat, paragraf, alenia dan akhirnya bab, sampai jadilah sebuah buku.
Kita bisa saja berhenti sejenak, dan saya menyarankan memang untuk berhenti sejenak ketika menulis, untuk menyiapkan otak agar lebih segar. Penting untuk merefresh, otak dan suasana, agar mood untuk menulis bangkit, dan pikiran jadi lebih fokus.
Jadi, kapan harus mulai menulis. Jawabannya, sederhana, mulailah sesegera mungkin, dan kapan saja ide berkelebat. Jangan biarkan ide lepas. Segera tuliskan, meskipun dirasakan tidak penting dan kurang menarik. Tuangkan saja dalam rangkaian kalimat sederhana yang tidak perlu memperhatikan susunan kata dan tanda baca, namun kita mengerti apa yang dimaksudkan. Lakukan saja, meskipun tulisan itu terkesan acak-acakan yang terasa tidak fokus.
Jika ini dilakukan, maka berarti Anda sukses untuk melangkah menjadi penulis. Selamat!