Tidak tiga kali mengajar menulis dengan modul pembelajaran 9 jam jadi penulis, di media sosial yang menemukan promosi lagi, tiga jam bisa jadi penulis. Wah tentu luar biasa. Pengen tahu juga metodenya seperti apa. Simsalabim kah, atau keajaban apa yang dibawa untuk mewujudkan kemampuan menulis seseorang.
Aku pun mendaftar, hingga rasanya tidak sabar menantikan akhir pekan. Pasalnya, pelaksanaan belajar menulis 3 jam itu, hanya akan dilakukan pada akhir pekan ini.
Ketika saatnya tiba, sesuai dengan agenda yang sudah direncanakan, kudatangi tempat belajarnya. Rupanya, menggunakan ruang kelas di sebuah sekolah dasar negeri. Kondisinya cukup baik untuk dijadikan tempat belajar.
Ternyata cukup banyak juga pesertanya, kuhitung sejak pagi tadi sudah datang 15 orang, yang semuanya berprofesi sebagai guru. Wo, rupanya pelatihan ini menyasar guru.
Seorang guru bertanya padaku, bukan guru kok ingin belajar menulis. Yang kujawab, sekenanya saja, karena ingin menulis buku. Wah, ternyata jawabanku ini menarik perhatiannya. Ia pun bercerita tentang keinginannya untuk menjadi penulis buku, terutama buku ajar yang bisa dijadikan pegangan dalam mengajar. Selain itu, ia juga ingin menjadi penulis novel, kalau bisa menjadi novelis terkenal.
Ternyata, belajar menulis 3 jam itu untuk satu kali pelatihan. Sementara pelatihan ini merupakan seri atau rangkaian dari pelatihan menulis yang direncanakan akan dilakukan selama 12 kali pertemuan, setiap akhir pekan. Woalah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar